Main Article Content

Abstract

Pemberian MP-ASI yang cukup kualitas dan kuantitasnya penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang sangat pesat pada periode, sangat diperlukan kebersihan baik makanan maupun lingkungan dalam pemberian MP-ASI tersebut. Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) sebesar 80,6% masyarakat masi menggunakan posyandu sebagai sebagai sarana pelayanan pemantauan pertumbuhan. Tujuan meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam melakukan variasi pemberian makanan tambahan bagi peserta posyandu balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demonstrasi. Hasil kegiatan kader posyandu sangat antusias dalam menerima sosialisasi dan kegiatan demostrasi dalam pembuatan MP-ASI bahan dasar Daun Kelor, Telur Puyuh danĀ  Labu Kuning (KETELA). Dalam kegiatan demostrasi tersebut kader posyandu memilih dan menyusun menu dengan memilih bahan yang sudah di sediakan.kegiatan terrealisasi dari program ini yaitu 100%.

Article Details

How to Cite
wayan, kariani. (2023). Penerapan Praktik MP-ASI Berbasis Pangan Lokal Kelor, Telur Puyuh, dan Labu Kuning (Ketela) : Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat , 1(1), 1-5. https://doi.org/10.57101/dimasjurnal.v1i1.2