Main Article Content
Abstract
Abstrak Inggris. Contraception is an effort to prevent pregnancy. The purpose of family planning (KB) programs implemented in Indonesia is to suppress the rate of population growth. There are still high couples of childbearing age (PUS) who do not take advantage of family planning programs with an average of women giving birth to 2-3 children and there are still many who use short-term contraceptive methods. Based on the problems faced by the target object, there is still low knowledge and implementation of the use of contraceptive methods, especially long-term contraceptive methods (MKJP), especially IUDs and Implants, then the implementation of community service in the form of contraceptive services, especially long-term contraceptive methods (MKJP). Community service activities aim to increase knowledge of the use of contraceptives, especially long-term contraceptives, IUDs and implants. The results of implant birth control participants were 19 participants, IUD birth control as many as 4 participants, injectable birth control as many as 15 participants.
Abstrak Indonesia. Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Salah satu tujuan program keluarga berencana (KB) yang diterapkan di Indonesia adalah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Dikarenakan masih tingginya pasangan usia subur (PUS) yang tidak memanfaatkan program KB dengan rata-rata wanita melahirkan 2-3 anak dan masih banyak yang menggunakan metoe kontrasepsi jangka pendek. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh obyek sasaran adalah masih rendahnya pengetahuan dan implementasi penggunaan metode kontrasepsi khususnya metoe kotrasepsi jangka panjang (MKJP) khususnya IUD dan Implan, maka dilaksanakannya pengabdian masyarakat berupa pelayanan kontrasepsi khususnya metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Kegiatan Pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penggunaan alat kontrasepsi khususnya alat kontrasepsi jangka panjang IUD dan Implan. Didapatkan hasil peserta KB implan sebanyak 19 peserta, KB IUD sebanyak 4 peserta, KB Suntik sebanyak15 peserta
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.
