Main Article Content
Abstract
The program aims to provide education to the residents of Mojo Village, Pasar Kliwon, Surakarta which can increase public understanding of the dangers of smoking as well as community skills in using ginger, mint and cinnamon herbal plants which are made into candy as an alternative to cigarettes. The method used is an outreach and workshop approach. The results of the activity showed an increase in residents' understanding of the negative impacts of smoking as indicated by an increase in posttest scores compared to the pretest. The conclusion of this program is that the counseling carried out was well received by the community, especially smokers. This can be seen from the enthusiasm of the community during the outreach to the request to condense direct product manufacturing so that MSME products can be created.
Program ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada warga Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon, Surakarta yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya merokok serta keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan tanaman herbal jahe, mint, dan kayu manis yang dibuat menjadi permen sebagai alternatif pengganti rokok. Metode yang digunakan adalah pendekatan penyuluhan dan workshop. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga mengenai dampak negatif merokok yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai posttest dibandingkan dengan pretest. Simpulan dari program ini adalah bahwa penyuluhan yang dilaksanakan diterima baik oleh masyarakat terutama oleh para perokok. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat saat penyuluhan berlangsung hingga permintaan untuk demonstrasi pembuatan produk secara langsung agar dapat dibuat produk UMKM.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.
