Main Article Content
Abstract
Abstract. Mental disorders are one of the health problems that require comprehensive and sustainable treatment. Care givers have an important role in the treatment and rehabilitation process of patients with mental disorders in social institutions. This community service activity aims to improve the ability of care givers in treating patients with mental disorders at the Griya Cinta Kasih Jombang Mental Disorder Rehabilitation Social Institution. The methods used are direct training and assistance to care givers through counseling, demonstration of care techniques, and direct practice. The training materials include a basic understanding of mental disorders, therapeutic communication techniques, behavior management, medication administration, and emergency situation management. The results of the activity showed an increase in the knowledge and skills of care givers in treating patients with mental disorders. The pre-test and post-test showed an increase in the average score from 65% to 85%. Care givers are better able to apply therapeutic communication, manage aggressive behaviors, and provide psychosocial support. The conclusion of this activity is the importance of continuous training for care givers to improve the quality of care for patients with mental disorders in social rehabilitation institutions, so as to support the optimal recovery process.
Abstrak. Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan penanganan komprehensif dan berkelanjutan. Care giver memiliki peran penting dalam proses perawatan dan rehabilitasi pasien gangguan jiwa di lembaga sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan care giver dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa di Lembaga Sosial Rehabilitasi Penderita Gangguan Jiwa Griya Cinta Kasih Jombang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan langsung kepada care giver melalui penyuluhan, demonstrasi teknik perawatan, dan praktek langsung. Materi pelatihan meliputi pemahaman dasar gangguan jiwa, teknik komunikasi terapeutik, manajemen perilaku, pemberian obat, dan penanganan situasi darurat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan care giver dalam merawat pasien gangguan jiwa. Pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 65% menjadi 85%. Care giver lebih mampu menerapkan komunikasi terapeutik, mengelola perilaku agresif, dan memberikan dukungan psikososial. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi care giver untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien gangguan jiwa di lembaga rehabilitasi sosial, sehingga dapat mendukung proses pemulihan yang optimal.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.
