Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://pengabmas.com/dimaskesmas
<p><strong>Journal Title</strong> : <strong>DIMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat)</strong></p> <p><strong>Editor-in-Chief: Arif Wicaksono</strong><strong>, S. Kep.Ns., M.Kes. </strong></p> <p><strong>Nature: </strong>Online<br><strong>Language of Publication: </strong>Indonesia<br><strong>Frequency: </strong>Quarterly (4 issues per year)<br>Januari, April, Juli, Oktober</p>Sarana Bhina Ilmuen-USJurnal Pengabdian Masyarakat <p>Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi <a href="https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" target="_blank" rel="noopener"><em>Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)</em></a>. Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke <em>respository</em> institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.</p> <p>Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.</p> <p>Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.</p>Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal Kombinasi sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan pada Ibu Rumah Tangga Non-Produktif di Desa Watugaluh
https://pengabmas.com/dimaskesmas/article/view/502
<p><strong>Abstract</strong>. The community service program aimed to improve the practical skills of non-productive housewives in Watugaluh Village through training on preparing a functional herbal beverage combining ginger rhizome, turmeric rhizome, and lemongrass. The program used a participatory approach consisting of needs assessment, health education, live demonstration, guided practice, and mentoring on hygiene, formulation, packaging, and basic costing. Evaluation was conducted using pre- and post-tests, a skills observation checklist, and participant satisfaction surveys. The results indicated increased knowledge and skills, with most participants able to independently produce standardized herbal drinks and calculate basic production costs. The activity also generated a simple recipe booklet and recommended follow-up coaching for household-scale microbusiness development.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Abstrak</strong>. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga non produktif di Desa Watugaluh melalui pelatihan pembuatan minuman herbal fungsional berbahan kombinasi rimpang jahe, rimpang kunyit, dan serai. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahap identifikasi kebutuhan, penyuluhan, demonstrasi, praktik terbimbing, serta pendampingan terkait higienitas, formulasi, pengemasan, dan perhitungan biaya sederhana. Evaluasi dilakukan memakai pretest-posttest, lembar observasi keterampilan, dan survei kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan; sebagian besar peserta mampu memproduksi minuman herbal secara mandiri dengan standar resep serta menghitung biaya pokok produksi. Luaran kegiatan berupa buku saku resep sederhana dan rekomendasi pendampingan lanjutan untuk pengembangan usaha mikro skala rumah tangga.</p>arif wicaksono
Copyright (c) 2026 arif wicaksono
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0
2026-02-062026-02-064111010.57101/dimas.v4i1.502