Main Article Content
Abstract
Abstract. Teaching assistants in the Education Unit are one of the forms of implementation of MBKM programs where students can develop a widely perspective through direct interaction with schools and facing the real issues in the field. Students Institute of Health Payung Negeri Pekanbaru in this case incorporated in group 1, conducted teaching assistance activities in RA Fathira Pekanbaru. One of the activities focused students in this system of assistance is the adaptation of technology in learning through the manufacture of learning media. This is because one of the factors encouraging the success of students in absorbing the science delivered is the learning media used. In making this learning media, students use the demonstration method made to Teachers in Ra Fathira Pekanbaru. This media manufacture is very helpful to teachers in teaching students in reading and knowing letters. Making media learning provides a teacher's solution in applying learning concepts while playing, playing while learning.
Abstrak. Asisten mengajar di satuan pendidikan merupakan salah satu bentuk implementasi program MBKM dimana mahasiswa dapat mengembangkan perspektif secara luas melalui interaksi secara langsung dengan warga sekolah dan berhadapan dengan permasalahan riil di lapangan. Mahasiswa Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru yang dalam hal ini tergabung dalam kelompok 1, melakukan kegiatan asistensi mengajar di RA Fathira Pekanbaru. Salah satu kegiatan yang difokuskan mahasiswa dalam kegiatan asistensi ini adalah adaptasi teknologi dalam pembelajaran melalui pembuatan media pembelajaran. Hal ini dikarenakan salah satu faktor yang mendorong keberhasilan siswa dalam menyerap ilmu yang disampaikan ialah media pembelajaran yang digunakan. Dalam pembuatan media pembelajaran ini, mahasiswa menggunakan metode demonstrasi yang dilakukan kepada guru di RA Fathira Pekanbaru. Pembuatan media ini sangat membantu guru dalam mengajarkan siswa dalam membaca dan mengenal huruf. Pembuatan media pembelajaran ini memberikan solusi kepada guru dalam menerapkan konsep belajar sambil bermain, bermain sambil belajar.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.
