Main Article Content
Abstract
Abstract. UMKM play a crucial role in the national economy, including in the production of chili sauce in Kalijoso Village, Magelang. This village is known for its abundant chili harvest, but the potential for processed chili sauce products has not been fully optimized. Challenges include limited processing facilities, lack of technology, and a lack of understanding of the importance of attractive and informative packaging. Through a community service program, socialization and training were provided to the local women’s group (PKK) on the production, packaging, and marketing processes of chili sauce. As a result, participants showed high enthusiasm in engaging with the activities. Optimizing the quality of chili sauce products and packaging aesthetics became the focus to enhance competitiveness and added value.
Abstrak. UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian nasional, termasuk dalam produksi sambal di Desa Kalijoso, Magelang. Desa ini dikenal dengan hasil cabai yang melimpah, namun potensi produk olahan sambal belum dimanfaatkan secara optimal. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas pengolahan, kurangnya teknologi, dan pemahaman akan pentingnya kemasan yang menarik dan informatif. Melalui program pengabdian masyarakat, dilakukan sosialisasi dan pelatihan bagi ibu-ibu PKK mengenai proses produksi sambal, pengemasan, dan pemasaran. Hasilnya, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Optimalisasi kualitas produk sambal dan estetika kemasan menjadi fokus untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.
